UMP 2016

kenapa buruh demo dengan kebijakan presiden Joko Widodo yang mengatur tentang perhitungan gaji/upah? terutama di daerah jabodetabek dan kota-kota besar?
Karena, perhitungannya bukan berdasarkan KHL seperti kebijakan sebelumnya. 
UMP 2016 = UMP 2015 + (UMP 2015 x (Persentase pertumbuhan ekonomi 2015 + besarnya inflasi 2015))
dengan hal ini, pertumbuhan ekonomi akan mengalami kenaikan maksimum sebesar 11 % saja. Tentu hal ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mengalami kenaikan bisa sampai puluhan persen.
KHL tahun 2013 itu 60. Sedangkan tahun 2014 itu naik menjadi 80. Dan setiap tahun tentunya besar KHL juga akan meningkat. Lalu, apa yang terjadi jika industri produksi tidak dapat memenuhi KHL tersebut? Apa yang harus dilakukan? Jawabannya adalah impor. Padahal, impor itu termasuk barang inflasi. Apabila Indonesia terus-menerus impor (imoor lebih besar dari ekspor, atau seimbang) maka inflasi juga akan semakin meningkat.
Apakah Indonesia bisa tanpa berhutang pada negara lain? Tidak akan bisa.
La terus apa ada sedikit solusi untuk hal penggajian ini? Ada. Dengan mengurangi pengalokasian dana yang cukup besar untuk menggaji pegawai yang berada pada daerah jabodetabek dan kota-kota besar tersebut ke kota/kabupaten yang memiliki alokasi dana yang kecil. Sehingga, insha Allah, mereka yang merantau ke Jabodetabek bisa tergugah hatinya untuk bekerja di kampung halaman mereka. Karena dirasa, upahnya hampir sama.
Kenapa kok walaupun gaji yang di terima itu selalu tak ada sisa? Ya karena nggak sesuai KHL. Dan masyarakat Indonesia itu konsumsinya lebih besar dari pada investasinya. Coba deh Jepang, mereka menyisihkan sebagian pendapatannya untuk investasi. Di tabung lah. Kan ada cadangan to, kalau udah punya tabungan, mau beli apa aja yang monggo silakan. Orang punya duit kok.
Kalau memang diatas itu dirasa sulit, la kenapa harus pesimis? Kalau negara nggak bisa, pemerintah nggak bisa, kenapa nggak mulai dari diri kita yang merubah kebiasaan kita?
investasi seimbang dengan konsumsi. Besarin ekspor dari pada impor.
Kalau ini salah ya maaf, ini menurut pandangan matematika dan ekonomi tanpa politik atau kepentingan golongan. Berdo'a sama Allah. Allah punya Asmaul Husna. grin emoticon

Comments

Post a Comment